Jenis Inventory Warung Secara Umum


Ada beberapa jenis inventory dalam buku warung secara umum. Jenis inventory tersebut dapat digunakan untuk memanage bisnis dengan efektif. Supaya dapat menghasilkan nilai aktiva semakin bertambah dari satu periode ke periode selanjutnya.

Ada sebuah alasan untuk memanage inventory dengan baik. Karena dengan inventory ini dapat mengetahui nilai aktiva yang sesungguhnya. Sehingga tidak tercampur dengan nilai pasiva / hutang.

Telah menjadi hal yang sangat umum. Jika beberapa stock barang, khususnya bahan baku pasti memiliki nilai pasiva / hutang. Maka dari itu saat menyusun laporan dengan BukuKas, sebaiknya nilai aktiva dan pasiva harus terpisah.

Inventori ada beberapa jenis. Semua jenis inventory yang ada memiliki hubungan satu sama lain. Untuk jenis inventory secara umum antara lain sebagai berikut :

1. Bahan mentah / baku

Bahan baku adalah jenis inventory awal / pertama. Bahan baku ini juga harus dimanage dengan baik dan harus dipastikan semua bahan baku yang diperlukan tersedia.

Tanpa adanya bahan baku ini proses produksi di sebuah industri / perusahaan menjadi terhambat. Hal ini mengakibatkan persediaan / inventory untuk barang setengah jadi / barang jadi menjadi berkurang. Dengan kata lain nilai aktiva semakin berkurang yang disebabkan tidak adanya barang yang akan dijual.

2. Bahan setengah jadi

Pengertian dari bahan setengah jadi yaitu bahan baku / barang mentah yang sedang dalam proses produksi dn hendak diolah sebagai bahan jadi. Khusus untuk hal ini, ada beberapa perusahaan yang memang memproduksi bahan setengah jadi untuk dijual.

Untuk perusahaan yang memproduksi barang setengah jadi untuk diolah menjadi barang jadi, proses inventory yang berlangsung sangat menentukan kuantitas barang jadi yang diperlukan. Semua inventory yang nantinya akan diolah menjadi barang jadi harus dapat memenuhi semua permintaan pasar untuk saat ini dan di masa berikutnya.

3. Barang jadi

Barang jadi adalah barang yang telah siap untuk dijual / dipasarkan. Untuk management inventory barang jadi ini harus dikelola dengan baik. Mulai Daegu bentuk hingga kualitas.

Supaya mendapat keuntungan yang maksimal, kuantitas barang jadi harus diatur. Jumlah kuantitas yang ada harus sesuai dengan jalur distribusi sesuai dengan kondisi pasar masing – masing. Untuk hal ini tidak ada salahnya melakukan riset pasar.

4. Barang suplai

Khusus untuk jenis inventory yang satu ini tidak termasuk ke buku warung. Tetapi inventory ini juga harus dilakukan dengan tujuan mempertahankan reputasi dan kualitas produk. Semua jenis barang, mulai dari bahan mentah, barang setengah jadi hingga barang jadi harus dipilih mana yang masih layak dan mana yang sudah tidak layak.

Demikianlah beberapa jenis inventory secara umum yang ada dalam buku warung. Semua inventory tersebut juga dapat dijadikan sebagai manage dan dicatat dalam aplikasi BukuKas.