3 Jenis Bahan Ribbon untuk Barcode dan Perbedaannya

 


Tahukah Anda kalau ribbon barcode tersedia dalam beberapa pilihan? Untuk membantu Anda memilih jenis ribbon yang tepat, Anda perlu kenali apa saja jenisnya serta karakteristiknya. Simak penjelasan di bawah ini buat info lengkapnya, yuk!

Wax

Ribbon wax atau ribbon resin enhanced wax adalah jenis ribbon yang paling umum dan paling terjangkau dari segi harga. Jenis ini paling cocok untuk label matte atau label uncoated.


·         Ketahanan.

Dibandingkan jenis ribbon lainnya, jenis ini kurang dari segi daya tahan. Gambar yang dicetak di atasnya akan pudar seiring dengan berjalannya waktu atau karena gesekan. Meski begitu, hasil cetaknya masih lebih tahan lama dibandingkan label direct thermal (DT).


·         Proses cetaknya.

Semua ribbon wax sebenarnya memiliki kombinasi antara wax dan tinta resin yang dilelehkan untuk dijadikan sebagai lapisan PET. Backcoating kemudian diaplikasikan ke sisi sebaliknya, baru kemudian gulungan ribbon dipotong dengan panjang dan lebar yang berbeda-beda.

Di dalam printer, elemen printhead akan menerima sinyal digital untuk menaikkan dan menurunkan suhu dengan cepat. Saat suhunya naik, printer mentransfer tinta dari ribbon ke label. Tinta tersebut akan menempel saat suhu turun.


·         Penggunaan.

Ribbon wax digunakan untuk penggunaan jangka pendek dan tidak butuh daya tahan tinggi. Contohnya label pengiriman, label barang, dan sebagainya.

Wax-Resin

Sedangkan jenis yang satu ini mirip seperti ribbon setengah wax dan setengah resin. Harganya lebih mahal dibandingkan ribbon wax, namun ketahanannya juga lebih baik. Jenis ribbon ini bisa digunakan untuk nyaris segala jenis label atau film pengemasan.


·         Ketahanan.

Seperti yang sudah disinggung, wax-resin ribbon lebih tahan lama dibandingkan wax ribbon, terutama dari goresan atau gesekan. Jenis ini juga lebih tahan dengan bahan kimia maupun suhu yang ekstrem.


·         Proses cetaknya.

Proses cetak dengan wax-resin ribbon pada dasarnya sama dengan proses cetak wax ribbon. Perbedaan utamanya adalah penggunaan wax dan tinta resin yang lebih berimbang dan proporsional. 


·         Penggunaan.

Jenis ribbon ini paling cocok untuk penggunaan yang membutuhkan ketahanan lebih tinggi terhadap gesekan, bahan kimia, maupun faktor lingkungan. Contohnya label laboratorium, label produk outdoor, atau label barang yang disimpan dalam freezer.

Resin

Meskipun namanya ribbon resin, jenis ini sebenarnya masih mengandung wax dalam kadar tertentu – hanya saja jenis tintanya nyaris seluruhnya resin murni. Dari segi harga, ribbon resin paling mahal dibandingkan kedua jenis lainnya. 


·         Ketahanan.

Harganya yang lebih mahal disebabkan ketahanannya yang jauh lebih baik. Bahkan ribbon resin adalah jenis ribbon yang paling awet dibandingkan kedua jenis lainnya, baik itu ketahanan terhadap gesekan kasar, cairan kimia, dan suhu ekstrem.


·         Proses cetaknya.

Karena tingkat resin dalam ribbon yang lebih tinggi, proses cetaknya memiliki perbedaan karena ribbon resin butuh lebih banyak energi untuk melelehkan tinta resin. Di samping itu, tingkat kegelapan dan kecepatan juga perlu disesuaikan untuk proses transfer tinta yang lebih efektif dan hasil akhir yang lebih tahan lama.


·         Penggunaan.

Ribbon resin paling tepat digunakan untuk penggunaan yang membutuhkan ketahanan tinggi. Contohnya label peralatan medis, label komponen listrik, dan sebagainya.

Dari ketiga jenis ribbon di atas, mana yang paling cocok untuk kebutuhan cetak barcode Anda?